Arti Mobile Backend-As-A-Services dan Keuntungannya

Arti Cloud Mobile Backend dan Tujuanya

Mobile backend as a service (MBaaS) adalah model layanan untuk menyediakan aplikasi web dan pengembang aplikasi mobile dengan cara menghubungkan aplikasi mereka ke penyimpanan cloud backend menggunakan API. Aplikasi backend juga menyediakan fitur seperti pengelolaan pengguna, pemberitahuan push, dan integrasi dengan layanan jejaring sosial. Layanan cloud mobile backend ini disediakan melalui penggunaan Software Development Kit (SDK) dan antarmuka aplikasi pemrograman (API). Baas adalah perkembangan yang relatif baru dalam komputasi awan. Meskipun industri ini baru lahir, tren menunjukkan bahwa layanan ini mendapatkan traksi mainstream.

Aplikasi web dan mobile memiliki kesamaan fitur dibalik layar. Seperti pesan instan, integrasi sosial media, dan penyimpanan cloud. Tiap layanan tersebut masing-masing memiliki antar muka pemrograman (API) yang harus di hubungkan satu persatu pada sebuah aplikasi. Proses tersebut dapat menguras waktu dan rumit bagi para pengembang. Penyedia layanan BaaS memberikan jembatan frontend dengan cloud backend melalui unified API atau SDK. Salah satu contohnya adalah Firebase Google yang biasa digunakan para developer aplikasi mobile.

cloud mobile backend stack

Mengadopsi arsitektur mobile cloud sangat penting untuk para CIO, dalam rangka untuk memberikan keunggulan kompetitif bagi bisnis. Dengan memanfaatkan teknologi ini, CIO dapat membantu menciptakan aliran pendapatan baru bagi bisnis mereka.

Pendekatan mobile-first approach seperti yang banyak dilakukan sebelumnya akan tergantikan dengan API-first-approach. Strategi ini memungkinkan website dan aplikasi pada berbagai platform yang akan dibangun di atas kondisi dasar yang sama. Jika target Anda adalah pengguna iOS, mungkin strategi mobile-first cocok untuk Anda. Namun, sisi negatifnya adalah ini dapat menghambat kecepatan pembangunan untuk pengguna non-mobile.

Keuntungan Menggunakan Cloud Mobile Backend

Keuntungan Menggunakan Cloud Mobile Backend

Mobile dan cloud merupakan kombinasi sinergis, di mana cloud dapat memanfaatkan keuntungan dari portabilitas perangkat mobile dan fleksibilitas dalam berinteraksi. Sistem cloud biasanya menyediakan sebuah portal yang sangat baik untuk layanan eksternal, baik pada penyedia layanan cloud atau berada pada pihak ketiga. Dibawah ini beberapa keuntungan menggunakan cloud mobile backend.

Mengatasi Keterbatasan Ponsel SmartPhone

Mobile cloud backend meringankan penggunaan komputasi dan ruang penyimpanan pada perangkat mobile. Pada SmartPhone, biasanya penyimpanan sangat terbatas, orang ingin memiliki koleksi musik, dilain sisi mereka tidak selalu ingin menyimpan data perusahaan yang cukup besar atau data aplikasi di ponsel mereka. Dan juga para pengguna smartphone mengharapkan respon cepat dan antarmuka pengguna yang sangat mudah pada perangkat mobile mereka. Disamping itu, para penguna SmartPhone dihantui oleh keterbatasan sumber daya baterai, sehingga jika ponsel terlalu banyak data maka dapat menyebabkan akses inernal semakin lambat. Oleh karena itu, tujuan mobile backend as a service ini adalah untuk menyetarakan fungsi dan kekuatan SmatPhone dengan PC atau Notebook.

Cloud Memberikan Keamanan Data Yang Lebih Baik

Cloud memungkinkan Anda untuk menyimpan data sensitif di perangkat. Memang, tergantung pada bagaimana arsitektur aplikasi tersebut. Anda dapat membatasi jumlah cache data. Cloud jauh lebih mudah melakukan pencadangan dan replikasi data ketimbang perangkat mobile. Jadi secara keseluruhan, hal tersebut hanya memberikan data dan keamanan serta kontrol yang lebih baik. Dan itu lebih dapat diandalkan dibandingkan pada perangkat mobile. Jika ponsel hilang dan data pada perangkat mobile tersebut juga hilang. Tetapi jika kita menggunakan cloud back end, data tersebut sudah direplikasi. Anda dapat menggunakan ponsel baru, dan memuat aplikasi serta mengambil kembali data tersebut pada layanan cloud.

Infrastruktur cloud itu sendiri sangat handal, ter-ukur dan dapat diakses secara global. Jika Anda memiliki pelanggan atau karyawan di seluruh dunia, Anda dapat memberikan mereka pengalaman yang sangat responsif dengan kehadiran cloud data center internal di seluruh wilayah.

Sebuah prioritas utama bagi para eksekutif IT adalah untuk mengembangkan strategi bisnis mobile. Semua ini tidak masuk akal jika Anda belum tahu apa yang ingin Anda lakukan dengan ponsel. Pertimbangkan bagaimana aplikasi mobile dapat di integrasikan pada proses bisnis yang ada, seperti pekerjaan rutin, penjualan serta saluran penjualan. Diskusikan bagaimana Anda bisa memanfaatkan ponsel, baik untuk meningkatkan kelancaran operasional atau meningkatkan penjualan. Pertimbangkan cara-cara yang bisa mengaktifkan produk dan layanan baru atau benar-benar penjualan baru dan model dukungan.

Perangkat mobile dan fungsi chatting merupakan alat yang sangat berpotensi untuk digunakan sebagai dukungan pelanggan. Perangkat mobile memberikan proses yang jauh lebih efisien, terutama untuk pekerja yang sering berada diluar kantor. Jika Anda memiliki teknisi lapangan, jika mereka tidak memiliki perangkat mobile, mereka benar-benar memberikan peluang bagi para pesaing mereka.

Hal ini dapat mengurangi biaya perjalanan karyawan, dimana biasanya mereka harus ke kantor untuk rapat konsultasi internal. Dengan perangkat mobile yang dapat berkolaborasi (seperti pada aplikasi manajemen proyek), karyawan lapangan tidak harus sering-sering “pulang” ke kantor.

Pembangunan Aplikasi Dapat Lebih Cepat

Sebagaimana cloud mobile-back-end menjembatani kerumitan pada tiap-tiap tipe layanan yang biasa digunakan pada perangkat mobile, maka pembangunan aplikasi dapat lebih menghemat waktu. Dan pada lingkungan DevOps, anda juga dapat menggunakan docker, sehingga para pengembang dan pihak operasional dapat berkolaborasi setiap saat.

Sebuah jumlah yang signifikan dari pekerjaan khusus diperlukan untuk mengembangkan layanan backend untuk platform mobile. Tanpa MBaaS, pengembang harus mengembangkan fungsi untuk mencapai ke dalam sistem backend, menghasilkan pemberitahuan push dan mengaktifkan fitur geolocation di setiap platform.

Menghemat Biaya Biaya Pengembangan Aplikasi

Pengembangan untuk infrastruktur end-to-end pada aplikasi mobile memerlukan keterampilan pemrograman khusus termasuk pemahaman tentang model data API asli. Dengan Mobile Backend as a Service mengabstraksi infrastruktur server-side, sehingga menghilangkan kebutuhan terhadap keterampilan dan memungkinkan tim pengembangan untuk bejalan cepat dan secara signifikan mengurangi biaya.

Comments (2)

  1. herdy

    bisnis model untuk aplikasi yang memanfaatkan MBaaS seperti apa ya? tks

    • bisnis model ya ? kalau bisnis modelnya .. biasanya mereka kasih layanan gratis dulu sampai banyak dapat pengguna aktif, dan mereka akan dapat bayaran jika ada pengguna yang over limit atau mau fitur tambahan / premium. Istilahnya “Freemium”. Kalao model bisnisnya… bisa liat2 di https://www.kinvey.com/platform/ … semoga bener 😀 #sama2belajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *