Manfaat Etanol untuk Industri dan Farmasi

Etanol atau yang seringkali disebut dengan alkohol bisa dihasilkan dari fermentasi molase dengan bahan baku lainnya seperti Urea, NPK, dan ragi. Etanol memiliki rumus kimia C2H5OH dengan rumus empiris C2H6O. Selain itu, Etanol merupakan bagian dari alkohol primer yang memiliki 2 hidrogen atom yang sudah terikat didalamnya. Etanol dapat kita lihat fungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya adalah pada minuman alkohol, minuman ini terasa keras dan memabukkan karena ada etanol di dalamnya.

Sumber etanol yang paling utama di bumi adalah sinar matahari. Etanol dibuat melalui proses fotosintesis sehingga tanaman seperti tebu dan jagung bisa tumbuh dengan subur. Nah..kedua tanaman inilah yang nantinya akan diproses menjadi etanol. Namun, tanaman yang paling sering digunakan untuk proses pembuatan etanol adalah tebu. Awalnya, tebu diolah menjadi tetes tebu atau disebut molase kemudian difermentasi sehingga menghasilkan etanol. Banyaknya etanol yang dihasilkan tergantung dari banyaknya bahan baku yang digunakan dalam proses fermentasi.

Manfaat Etanol untuk Industri dan Farmasi

Manfaat Etanol untuk Industri dan Farmasi

Selain itu, tebu juga memiliki kandungan senyawa glukosa sehingga bisa langsung memasuki proses fermentasi. Sedangkan proses pembuatan etanol menggunakan jagung yaitu dengan cara mengambil bagian kernel Jagung dan hanya mengandung pati yang terdiri 50% massa kernel kering sehingga bisa diubah menjadi etanol. Proses lain untuk pembuatan etano juga bisa menggunakan rumput, kayu, jerami, dan juga bahan limbah pertanian lainnya.

Etanol merupakan gabungan dari tiga senyawa yaitu hidrogen, karbon, dan oksigen. Etanol seringkali digunakan dalam berbagai jenis industry dan juga bidang farmasi.

Manfaat Etanol untuk Industri

Industri Minuman Alkohol

Yupss.. industri ini merupakan yang paling banyak menggunakan etanol dalam proses produksinya. Jika anda pernah mengkonsumsi minuman alkohol pasti pernah merasa agak pusing ataupun mabuk jika terlalu banyak, hal ini dikarenakan adanya etanol di dalam minuman beralkohol.

Industri Parfum

Dalam industri parfum, etanol seringkali digunakan untuk membuat wangi yang ada di dalam botol tahan lama. Namun, setiap parfum yang menggunakan etanol pasti diberikan peringatan agar tidak terkena mata ataupun sampai masuk ke mulut karena dapat berabahaya untuk kesehatan.

Pewarna Makanan

Banyak juga pewarna makanan yang menggunakan etanol sebagai bahan bakunya. Hal ini bertujuan untuk mempertajam warna yang ada.

Industri Bahan Bakar

Etanol juga seringkali digunakan untuk bahan baku pembuatan bahan bakar kendaraan. Ada banyak panduan membuat bahan bakar menggunakan etanol yang bisa anda lihat di internet.

Manfaat Etanol Industri Farmasi

Obat-Obatan

Sudah menjadi hal lumrah jika etanol digunakan sebagai bahan baku untuk pembuatan obat. Namun, tentu saja obat-obatan ini disertai dengan petunjuk dokter agar lebih tepat dalam penggunaannya.

Pembersih Luka

Untuk anda yang pernah mengalami luka pada kulit pasti pernah menggunakan alkohol untuk membersihkannya. Alkohol tersebut juga menggunakan etanol sebagai bahan bakunya.

Etanol bisa juga dilarutkan di dalam dan juga larut dalam senyawa klorida alifatik. Ada banyak sekali manfaat etanol untuk industri dan farmasi yang bisa anda dapatkan asalkan digunakan dengan tepat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *