Arti Managed Services di Dunia Teknologi Informasi

Managed services adalah sebuah layanan outsource atau layanan yang dilakukan oleh perusahaan lain untuk mengerjakan serangkaian pekerjaan dalam pengawasan dan pengelolaan untuk meningkatkan kinerja perusahaan yang memakai jasa managed services. Pengertian ini berlaku untuk seluruh bidang usaha, terutama pada bidang IT yang sering berkaitan langsung dengan arti managed services ini.

Penjelasan Arti Managed Services di Dunia IT

Perusahaan yang melakukan managed service di dunia IT disebut sebagai Managed Service Provider atau Penyedia Layanan Pengelolaan Lengkap (PLPL). Layanan ini diberikan untuk mendukung kinerja operasional IT perusahaan lain yang bukan perusahaan IT. Arti managed services secara keseluruhan sangat banyak penjelasannya, inti arti managed services ini adalah memberikan dukungan dan layanan secara total untuk kelancaran operasional IT perusahaan sehingga bebas gangguan dari hari ke hari.

diagram arti managed services dan jenis jasa IT managed services

Kebutuhan akan managed service pada dunia IT ini adalah agar para perusahaan lain seperti pabrik, perusahaan properti, distributor, perusahaan logistik dan lain-lainnya dapat mengadopsi teknologi terbaru yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan dapat menunjang pekembangan usaha mereka lebih cepat karena tanpa gangguan dari aktivitas operasional, ini merupakan salah satu arti managed services yang harus dipahami oleh management perusahaan.

Layanan managed service dapat terbagi 3, yakni:

  • Hardware. Sebagai pendukung infrastruktur IT, mulai dari perencanaan strategis, penentuan perangkat IT apa saja yang akan di pakai atau di upgrade dan yang mana yang di pertahankan, serta sampai pada jasa perawatan perangkat infrastruktur IT.
  • Software. Terutama untuk perusahaan yang sedang menyadari bahwa aplikasi pendukung di kantornya sudah mulai kurang mendukung untuk karyawannya, maka dalam hal ini jasa managed service dapat meng-evaluasi sampai melakukan penggantian software, mengadakan aplikasi yang baru, atau meningkatkan dari yang sudah ada sepanjang aplikasi tersebut memungkinkan untuk di kembangkan (open connectivity).
  • Konsultasi. Jasa ini termasuk untuk memberikan laporan, pendapat, serta saran-saran yang berguna untuk kelancaran operasional IT perusahaan.

Jasa managed service ini diperuntukan untuk berbagai bidang, seperti untuk :

  • Data Center Perusahaan. Layanan ini memberikan jasa manajemen data center, server storage network management, mitigasi bencana dan rencana kelanjutan usaha jika ada bencana (Disaster Recovery and  Business Continuity Services), hingga ke platform management yang dapat mengkonsolidasikan server-server perusahaan anda ke satu sistem yang mudah di awasi dan di kendalikan termasuk dalam layanan ini adalah managed network services.
  • End User Management. Layananan ini cukup bervariasi, mulai dari pengawasan aset IT termasuk hardware dan software, desktop management yang mengawasi seluruh perangkat yang dipakai karyawan agar tidak ada gangguan, membuat aplikasi-aplikasi untuk kemudahan karyawan dan kelancaran operasional perusahaan termasuk aplikasi kolaborasi, e-mail, komunikasi internal dan lain sebagainya.
  • Security Service. Memberikan proteksi mulai dari gerbang awal jaringan sampai ke seluruh perangkat IT.

Efek Katastropik

Pentingnya pekerjaan di atas dilakukan oleh perusahaan outsource adalah agar perusahaan dapat tetap fokus pada bisnis utamanya, sehingga lebih hemat waktu dan tenaga disamping mendapat ‘opini kedua’ selain dari staff IT perusahaan. Sehingga para CIO di perusahaan dapat lebih fokus pada arah pengembangan selaras dengan misi perusahaan tersebut.

Di dunia bisnis modern di kenal istilah catastrophic effect yang merupakan dilema setiap perusahaan dari waktu ke waktu. Untuk mudahnya memahami arti efek katastropik ini adalah kegagalan sistem secara perlahan namun pasti. Karena dalam dunia IT semua saling terhubung dan berkaitan, sehingga perlu adanya penyelarasan agar supaya sistem tetap dalam kondisi yang optimal. Overhead pada database, bottle neck pada jaringan, serangan spyware dan virus melalui e-mail, merupakan tantangan tersendiri pada CIO hingga saat ini.

Disinilah pentingnya memakai jasa outsourcing untuk mengelola seluruh kebutuhan IT perusahaan, baik hardware maupun software, sehingga seluruh lini di perusahaan dapat terus fokus bekerja untuk misi utama perusahaan.

Banyak solusi yang dapat dipecahkan oleh para provider selain untuk mendukung kelancaran operasional IT juga untuk membuat penghematan secara signifikan, misalnya :

  • Kinerja karyawan meningkat. Jika perusahaan ada 1000 karyawan dan aktivitas IT mereka sering terhambat katakanlah sehari 1 jam, maka perusahaan telah melakukan pemborosan biaya 1000 jam per hari, jika hitung dengan UMR 3jt dan sehari adalah 9 jam kerja, maka biaya atas kekurangan kinerja tersebut sekitar Rp. 16jt per hari atau 320jt per bulan.
  • Perjalanan dinas berkurang. Terkadang untuk pemerintahan, perjalanan dinas merupakan suatu hal yang sangat menguras kas negara. Dengan sistem komunikasi internal baik dengan suara dan video seperti sistem teleconfrence yang lancar tanpa gangguan, ini dapat mengurangi biaya dinas milyaran rupiah tiap bulannya.
  • Penurunan Kebutuhan Pemeriksaan Aset Secara Fisik. Dengan sistem asset management maka auditor perusahaan atau pemerintahan dapat lebih mudah melihat hanya pada layar monitor, bahwa aset IT tersebut ada karena semua di data dengan terhubung secara elektronik. Dengan demikian sangat menghemat waktu para auditor dan manager dalam mengawasi aset IT dari hari ke hari.

Standar layanan jasa manged services ini sudah di atur pada masing-masing bidang, misal untuk data center internal maka kualitas layanannya mengacu pada sistem tier up time, misal untuk hal lainnya maka kualitas layanannya mengacu pada optimal dan efektifitas, disinilah peran CIO perusahaan dalam menentukan dan mencari titik temu terbaik bersama perusahaan penyedia layanan managed service.

Dan setelah dalam prosesnya, para staff IT perusahaan lebih dapat fokus mencari tau kebutuhan selanjutnya (IT assesment) yang di perlukan untuk mengikuti kemajuan perusahaan dan memberikan temuan kebutuhan tersebut ke perusahaan penyedia layanan managed service tersebut.

Artikel Terkait

Comments (6)

  1. […] Penyedia layanan manajemen network bertanggung jawab pada kelangsungan kelancaran aktivitas operasional IT perusahaan clientnya tersebut, dan memberikan saran-saran yang diperlukan untuk diterapkan pada jaringan IT perusahaan tersebut, dan manajemen network data center ini termasuk pada bagian layanan para penyedia jasa managed services. […]

  2. […] anak bangsa, dan bagi anda para developer aplikasi cloud independen silahkan merapat ke salah satu perusahaan jasa managed service dan juga merupakan operator data center Indonesia yang sedang mengumpulkan para […]

  3. […] ini jasa outsourcing IT lebih dikenal dengan Jasa Managed Services, dimana sistem virtual telah mendominasi pengelolaan teknologi […]

  4. […] memakai jasa managed it services perusahaan tersebut juga dapat meningkatkan skill pada staff IT mereka yang nota bene sudah mereka […]

  5. […] pada perusahaan Software-as-a-Service (SaaS), perusahaan software, penyedia layanan aplikasi, managed services, penyedia jasa IT […]

  6. managed service provider indonesia

    thanks info nya min, jadi mengerti sekarang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *